Senin, 23 Februari 2015

Hitung kalori yuk...

"OLAHRAGA bisa membuat Anda menjadi lebih Gemuk..."

Lho kok bisa? Ya bisa. Kalau ini yang terjadi sama anda ;

Saya sering lihat teman-teman bersepeda atau orang-orang berolahraga di taman kota serta berlari keliling bundaran stadion.
Yang mereka tidak sadari adalah perhitungan kalori yang masuk dan yang keluar.

Seperti kita tahu, saat kita beraktifitas, badan kita akan membakar kalori lebih banyak, Pertanyaanya: Seberapa banyak?
Dibawah ini adalah beberapa contoh kalori yang terbakar saat berolahraga:

* Aerobik - High Impact 40 menit = 276 k
* Jogging 30 menit =207 k
* Badminton 30 menit =199 k
* Bersepeda 30 menit dg kecepatan 20 km/jam = 257k
* Sepak Bola 60 mnt = 413 k,

Biasanya stlah olahraga mereka ngapain? makan, ngemil, atau minum yang manis-manis. Contoh:

* Minum teh botol = 200 k
* Makan gorengan 3 buah =700k
* Makan bubur ayam =400k
* Makan bakso= 700 kal

Sekarang bayangkan anda olahraga jogging selama 30 menit membakar 207 kalori. Setelah jogging anda makan bubur ayam dan memasukkan 400 kalori. Artinya kalori yang masuk lebih banyak dibanding yang terbuang..! X_X

Kalau tubuh kita menerima terlalu banyak kalori, otomatis akan dirubah menjadi persediaan lemak.
Dan ujung-ujungnya anda malah jadi GEMUK PADAHAL RAJIN BEROLAHRAGA.

Kuncinya? Berolahragalah tapi tetap memberikan asupan nutrisi yang seimbang dengan kalori yang rendah.

Anda sudah sarapan? Tadi menu sarapannya apa? Krna sehat dimulai dari sarapan pagi Anda.

Saya sarapan shake mix Herbalife \=D/ hanya 80 kalori tapi Kaya akan vitamin, nutrisi, mineral, serat, dan rendah GI

Yuk benerin pola hidup sehatmu..
Salam sehat sahabat !

Jimmy chr 0816942199

Jumat, 20 Februari 2015

Sholat 3 waktu ?

Jombang Digegerkan Stiker Ajakan Sholat Tiga Waktu
Redaksi – Rabu, 29 Rabiul Akhir 1436 H / 18 Februari 2015 21:58 WIB

sholat-3-waktu-480x320Eramuslim.com – Setelah hukuman cambuk yang menghebohkan, Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutqo, di Jombang Jawa Timur, kembali membuat geger dengan mengedarkan selebaran ajakan sholat hanya tiga waktu. Menanggapi hal itu, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Jember berpandangan pihak pengelola pondok terlalu sempit dalam memahami Al Quran.
Dalam sepekan ini masyarakat Jombang Jawa Timur diresahkan kembali dengan beredarnya selebaran dari Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo. Pesantren yang beberapa waktu lalu membuat geger dengan penerapan hukum cambuk bagi para santrinya itu, kini membuat berita lagi dengan ajakan melaksanakan salat hanya 3 waktu dalam sehari.
Selebaran bertuliskan ajakan sholat 3 waktu itu dinilai meresahkan masyarakat Jombang. Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kabupaten Jombang, Junaedi Hidayat menilai pembuat stiker itu terlalu sempit dalam memahami pesan Al Qur’an. Padahal ada penjelasan dari Nabi Muhammad di dalam hadis, soal perintah solat di waktu pagi, siang dan malam.
Sementara menurut penjelasan pengasuh Pondok Al-Urwatul Wutsqo, ajakan salat 3 waktu itu dikhususnya bagi pekerja yang tidak punya waktu cukup untuk melaksanakan salat 5 waktu penuh, yakni dengan cara dijamak.
Pihak pengasuh pondok pesantren Al-Urwatul Wutsqo bersedia apa bila dipanggil pihak MUI Jombang untuk menjelaskan selebaran yang meresahkan masyarakat, karena agar masyarakat bisa mengerti makna dari ajakan sholat 3 waktu tersebut. (rz)

Minggu, 07 Desember 2014

Ada yang lebih membahayakan dari fitnah dajjal, menurut Rosulullah

Dajjal adalah fitnah yang besar bagi manusia di akhir zaman, tidak terkecuali bagi umat Islam. Dengan kemampuan dan kekuatannya yang aneh, banyak manusia akan menjadi pengikutnya.

Dari hadits-hadits shahih yang menerangkan tentang Dajjal, disebutkan bahwa Dajjal bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat. Dajjal bisa memanggil syetan agar menyerupai orang yang telah meninggal untuk bertemu dengan anaknya agar mengakui Dajjal sebagai Tuhan. Dajjal juga bisa ‘mendatangkan’ hujan dan memerintahkan benda mati menuruti keinginannya. Banyak orang yang tertipu dengan kehebatan Dajjal. Karenanya, Rasulullah mengkhawatirkan umatnya atas fitnah Dajjal ini.

Namun, ada hal yang lebih dikhawatirkan Rasulullah atas umatnya daripada fitnah Dajjal. Apa itu? Abu Sa’id Al Khudri meriwayatkan:

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ فَقَالَ أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِمَا هُوَ أَخْوَفُ عَلَيْكُمْ عِنْدِى مِنَ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ. قَالَ قُلْنَا بَلَى. فَقَالَ الشِّرْكُ الْخَفِىُّ أَنْ يَقُومَ الرَّجُلُ يُصَلِّى فَيُزَيِّنُ صَلاَتَهُ لِمَا يَرَى مِنْ نَظَرِ رَجُلٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi kami sedangkan kami masih membicarakan al Masih ad Dajjal. Maka beliau bersabda, ‘Maukah kalian aku beritahu sesuatu yang lebih aku khawatirkan atas kalian daripada al Masih ad Dajjal?’ Kami menjawab, ‘Mau, ya Rasulallah.’ Beliau bersabda, ‘Syirik khafi. Yakni seseorang mendirikan shalat, lalu dia memperindah shalatnya karena merasa ada orang yang melihat shalatnya.’” (HR. Ibnu Majah; shahih)

Inilah hal yang lebih dikhawatirkan Rasulullah menimpa umatnya daripada datangnya Dajjal. Sririk khafi. Syirik yang samar. Begitu samar bisa jadi orang tidak menyadari bahwa dirinya telah berbuat demikian. Salah satu contohnya adalah memperindah shalat karena merasa dilihat orang.

Pada surat Al Ma’un disebutkan bahwa ada orang yang menunaikan shalat tapi celaka. Yakni orang yang lalai dalam shalatnya. Diantara bentuk kelalaian itu adalah ia melalaikan Allah, tetapi justru memikirkan orang yang melihat shalatnya. Ia tidak ingat Allah, tetapi ingat betul terhadap manusia yang melihat dirinya.

Seberapapun bahaya Dajjal, ia kelihatan dan dapat diketahui tanda-tandanya secara fisik. Namun soal syirik khafi ini, ia begitu halus sehingga orang yang tengah shalat pun bisa terkena.

Seberapapun bahaya Dajjal, ia tidak bisa memasuki Makkah dan Madinah. Namun soal syirik khafi ini, ia bisa menimpa muslim mana pun termasuk yang tinggal di Makkah dan Madinah.

Mari kita berdoa semoga dilindungi Allah dari seluruh syirik, baik syirik yang terang-terangan (syirik jali) maupun syirik yang samar-samar (syirik khafi):

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun kepada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.

Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/bersamadakwah]

Kamis, 04 Desember 2014

Ananda Najla dan Azka

Assalamu'alaikum ananda berdua.........
Semoga Allah melindungi kalian dimana kalian berada, dijaga iman islamnya dan selalu takut sama Allah yang menciptakan kita dan semua alam seisinya.
Kelak dewasa nanti kalian bagian dari kehidupan yang mungkin tidak hanya modern tapi entah kehidupan apalagi yang akan terjadi seiring perkembangan zaman dan mungkin ayah apabila dikasih Allah umur panjang tidak bisa mengimbangi perkembangan zaman itu, tapi ayah percaya dengan bimbingan Allah ananda berdua bisa menjadi anak-anak yang shalih dan shalikah.
Sedari kecil ayah dan bunda mencoba memberikan yang terbaik meski bukan untuk saat itu karena ternyata apa yang terbaik terkadang memberikan efek dikemudian hari, tapi percayalah kami akan selalu memberikan yang terbaik buat kalian. Ayah mohon maaf mungkin tidak semua yang ayah lakukan berkenan dihati ananda tercinta, ayah hanya ingin kalian menjadi anak-anak yang kelak menolong kedua orang tuanya dihadapan Allah, begitu juga seterusnya dengan anak-anak kalian kelak.
Alhamdulillah Allah memberikan kalian sebagai kado dan amanah dihidup ayah, karena tanpa kalian ayah bukan siapa-siapa dan tanpa kalian ayah tidak bisa melakukan apa-apa. Kalian anak baik, pintar dan penuh pengertian, kalian anak yang membanggakan tapi sedikit menjengkelkan kalau lagi hilang mood kalian, tapi itu sangat wajar, sama halnya menjengkelkannya ayah waktu kecil, itu ayah dapat dari cerita nenek kalian....
Ayah sangat sayang kalian, lebih dari yang kalian pikirkan, ayah akan lakukan semampu ayah untuk selalu mendampingi kalian, ayah tak ingin melepas kalian disituasi yang salah In Syaa Allah.
Saling menyayangilah kalian kelak, berikan perhatian satu sama lain, berkorbanlah untuk satu sama lain, dan saliang mengingatkan satu sama lain agar selalu di jalan Allah.
Semoga Allah selalu membimbing kita semua, dan bertemu di syurganya Allah kelak, berkumpul dalam kebahagiaan uang abadi.
Doa ayah unyuk kalian berdua.......

Minggu, 23 November 2014

5 Macam Tipe Anak

5 Macam Tipe Anak.

كتب الشيخ د/عبد الرزاق العباد البدر - حفظهما الله تعالى - :
الأبناء خمسة :
١. بعضهم -هداهم الله- لا يفعلون ما يأمرهم به والداهم. وهاؤلاء عاقون.
٢. يفعلون ما يؤمرون به وهم كارهون. فهاؤلاء لا يؤجرون
٣. وبعضهم يفعلون ما يؤمرون به ويتبعون بالمن والأذى والتأفف ورفع الضوت. فهاؤلاء يؤزرون
٤. وبعضهم يفعلون ما يؤمرون به بطيبة نفس. فهاؤلاء مأجورون وهم قليلون.
٥. وبعضهم يفعلون ما يريده الوالدان قبل أن يؤمروا به. فهاؤلاء هم البارون الموفقون وهم نادرون.
🌹 فلا تسأل عن بركة أعمارهم وسعة أرزاقهم وانشراح صدورهم وتيسير أمورهم وذلك فضل الله يؤتيه من يشاء والله ذو الفضل العظيم
~~~~~~~~~

Syaikh Abdurrazaq bin 'Abdul Muhsin Al-'Abbad Al-Badr - Hafidzahumallah- :

Ada 5 Macam Tipe Anak ;

1. Anak yang -semoga Allah memberi hidayah kepada mereka- tidak melaksanakan apa yang diperintahkan kedua orangtuanya. Merekalah Anak Durhaka.

2. Anak yang melaksanakan apa yang diperintahkan orangtuanya dengan terpaksa. Mereka tidak akan memperoleh pahala.

3. Anak yang melaksanakan perintah orangtua tapi diikuti dengan suka menyakiti baik dengan lisan ataupun perbuatan berkata 'Ah' dengan suara yang tinggi. Mereka akan memperoleh dosa.

4. Anak yang melaksanakan apa yang diperintahkan orangtuanya dengan senang hati. Mereka akan memperoleh pahala. Tapi jumlah mereka sedikit.

5. Anak yang melaksanakan apapun yang dinginkan oleh orangtuanya sebelum diperintahkan. Merekalah anak-anak yang berbakti yang telah memperoleh taufiq. Tipe seperti ini sangat jarang.

�Jangan anda tanyakan tipe anak mana yang akan diberkati umurnya, diluaskan rizkinya, dilapangkan dadanya, dan dimudahkan urisannya. Itulah karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Allah-lah pemilik karunia yang agung.

Robbi Hablimminashoolihin...Smga Anak2 Kita termsk dlm Anak2 yg Sholeh...

 Ditulis oleh Ustadz Abu Haidar As Sundawi, Lc,  حفظه الله تعالى 

Sabtu, 15 November 2014

Wahai para wanita

SHALAT adalah salah satu ibadah yang paling utama dalam islam, ibadah yang kelak di akhirat dihisab pertama kali. Ibadah yang merupakan dzikir paling besar dan kebutuhan umat Islam terhadap Robbnya. Istirahat ternikmat dalam hidup.

Kewajiban yang berwujud kebutuhan ini sangat penting bagi manusia. Karena dengannya kita senantiasa mengingat-Nya dan berdoa kepada-Nya. Belum lagi, baru-baru ini ditemukan hikmah dan manfaat yang banyak sekali dari gerakan shalat untuk kesehatan tubuh manusia. Nah, kali ini kita akan mencoba membahas tentang manfaat shalat untuk ibu hamil dan mengapa wanita haid tidak boleh atau diharamkan shalat dan shaum? Ini dia jawaban menurut medis.

Sejumlah studi medis modern membuktikan bahwa gerak badan dan olah raga seperti shalat banyak memberikan manfaat bagi ibu hamil. Namun justru gerak seperti ini berbahaya bagi wanita haid. Mengapa bisa begitu?

Pada saat wanita melaksanakan shalat, dalam gerakan sujud dan ruku’ secara alamiah akan meningkatkan peredaran darah ke rahim. Karena kebutuhan sel-sel rahim dan indung telur seperti sel-sel limpa yang menyedot banyak darah.

Begitu juga saat seorang ibu hamil, rahim membutuhkan darah melimpah agar janin mendapatkan gizi dan untuk membersihkan polusi. Jika seorang ibu hamil menjalankan shalat, aktifitasnya ini akan membantunya mengantarkan darah yang melimpah ke janin.

Sementara wanita yang haid, jika menunaikan shalat, akan menyebabkan banyak darah mengalir ke rahimnya. Akibatnya, ia akan kehilangan darah bersih/baik karena keluar bersama darah haid.

Di masa haid, diperkirakan wanita kehilangan darahnya sebanyak 34 mililiter. Kadar yang sama pada cairan lainnya. Jika wanita haid menunaikan shalat, zat imunitas (kekebalan) di tubuhnya akan hancur. Sebab sel darah putih berperan sebagai imun akan hilang terbawa bersama darah haid.

Mengalirnya darah secara umum akan meningkatkan kemungkinan menularnya penyakit. Namun Allah menjaga wanita haid dari penularan penyakit dengan mengkonsentrasikan sel darah putih di rahim selama masa haid agar menjaga tubuh dan melawan berbagai penyakit.

Jika seorang wanita shalat saat haid, maka ia akan kehilangan darah dalam jumlah banyak. Ini berarti akan kehilangan sel darah putih. Jika ini terjadi maka seluruh organ tubuhnya seperti limpa dan otak akan terserang penyakit.

Mungkin inilah hikmah besar di balik larangan syariat agar wanita haid tidak melaksanakan shalat hingga ia suci. Al-Quran dengan sangat cermat menyebutkan,

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.” (Al-Baqarah: 222).

Disamping itu, gerak fisik saat sujud dan ruku’ semakin menambah aliran darah ke rahim dan akan hilang percuma. Lebih dari itu, jika wanita haid shalat maka akan menyebabkan kekurangan zat logam dari tubuh.

Begitu juga dengan larangan shaum pada saat haidh. Para medis menganjurkan agar ketika dalam keadaan haid, wanita banyak beristirahat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Ini sejalan dengan larangan untuk shaum, karena menurut medis agar darah dan logam seperti magnesium dan zat besi dalam tubuh yang berharga tidak terbuang percuma.

Dari Abu Said Al-Hudri, Rasulullah SAW bersabda: ”…Bukankah jika (seorang wanita) haid ia tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda,”Kami diperintahkan untuk mengqadla puasa dan tidak mengqadla shalat.”

Betapa banyak tanda-tanda yang Allah SWT berikan kepada umat manusia supaya berpikir. Allah SWT yang begitu penyayangnya terhadap manusia, sehingga segala hal yang Ia perintahkan dan Ia larang pasti ada hikmah di balik semuanya. Maka apalagi yang kita tunggu dan pertimbangkan untuk segera menaati segala aturan yang telah ditentukan oleh-Nya. Wallahu a’lam. [hf/islampos/spiritislam/berbagai sumber]

Sederhana tapi ........

Sebuah keluarga bisa barakah jika di dalamnya ada sakinah. Mereka merasakan ketenteraman. Dalam keadaan diguncang kesulitan atau dikarunia kesuksesan, suami dan istri merasakan ketenteraman saat berdekatan. Ketika suami datang dengan wajah kusam berlipat-lipat, istri memberi sambutan hangat besemangat. Wajahnya tetap teduh dan penuh perhatian sehingga suami semakin sayang.

Jika Anda mempunyai istri demikian, bersyukurlah. Anda sudah mendapatkan kunci kebahagiaan. “Tiga kunci kebahagiaan seorang laki-laki adalah istri shalihah yang jika dipandang membuatmu semakin sayang dan jika kamu pergi membuatmu merasa aman, dia bisa menjaga kehormatanmu, dirinya dan hartamu, kendaraan yang baik yang bisa mengantar ke mana kamu pergi, dan rumah yang damai yang penuh kasih sayang. Tiga perkara yang membuatnya sengsara adalah istri yang tidak membuatmu bahagia jika dipandang dan tidak bisa menjaga lidahnya juga tidak mem-buatmu merasa aman jika kamu pergi karena tidak bisa men-jaga kehormatan diri dan hartamu; kendaraan rusak yang jika dipakai hanya membuatmu merasa lelah namun jika kamu tinggalkan tidak bisa mengantarmu pergi; dan rumah yang sempit yang tidak kamu temukan kedamaian di dalamnya.”

Kalau keluarga Anda penuh barakah dan Allah melimpahkan barakah atas keluarga Anda, maka Anda akan mendapati rumah tangga yang diliputi oleh mawaddah wa rahmah (ketulusan cinta dan kasih-sayang). Kalau suami resah, ada pangkuan istri yang siap merengkuh dengan segenap pera-saannya. Kalau istri gelisah, ada suami yang siap menampung airmata dengan dekapan hangat di dada, serta usapan tangan yang memberi ketenteraman dan perlindungan.

Tanpa adanya sakinah, mawaddah wa rahmah, keluarga sulit mencapai barakah dan penuh dengan kebarakahan. Suami-istri tidak bisa saling mencurahkan kasih-sayang secara penuh. Mereka tidak bisa saling menerima, mempercayai dan memaafkan kekurangan-kekurangan, padahal setiap kita selalu punya kekurangan. Di sini keluarga dipenuhi oleh keluh-kesah dan kekecewaan. Bukan oleh keadaan ekonomi, melainkan oleh ketidakpuasan terhadap teman hidupnya beserta keluarganya. Sehingga interaksi antar keduanya menjadi kering, sangat periferal. Bukan dari hati ke hati, sehingga saling merindukan. Pergi tiga hari saja tidak ditunggu-tunggu kedatangannya. Apalagi sekadar terlambat pulang satu atau dua jam.

Dalam keadaan yang demikian, keluarga tidak menjadi tempat terbaik untuk membesarkan anak dan menumbuh-kan kekuatan jiwa mereka. Rumah menjadi tempat yang sempit, sehingga anak-anak dan suami tidak menemukan kedamaian di dalamnya. Meskipun secara fisik, rumah cukup besar dan megah.
Jadi, jika Anda mendo’akan barakah, insya-Allah Anda juga mendo’akan sakinah, mawaddah wa rahmah bagi keluarga yang akan dibangun oleh pengantin baru itu.

Anda juga mendo’akan mereka mendapatkan keturunan yang barakah. Biar anak banyak asal barakah, sungguh sangat alhamdulillah.

Mendo’akan barakah sama seperti menyuruh shalat. Kalau Anda menyuruh saya melakukan shalat, berarti Anda juga menyuruh saya untuk berwudhu atau malah mandi jinabah jika saya sedang berhadas besar. Sebab, tidak bisa saya melakukan shalat kalau saya berhadas.

Kalau Anda menganjurkan saya shalat dengan khusyuk dan tenang, berarti Anda juga menganjurkan saya menghi-langkan perintang-perintang ketenangan. Anda tetap bisa shalat, tetapi ketika isya’ itu perut Anda melilit-lilit shalat Anda tidak bisa tenang. Karena itu makanlah lebih dulu. Semoga shalat Anda lebih sempurna.

Tetapi kalau Anda menyuruh seseorang mandi, tidak secara otomatis menyuruh seseorang itu shalat. Begitu juga kalau Anda mendo’akan banyak anak, belum tentu barakah. Malah anak bisa menjadi fitnah yang menyusahkan orangtua dunia akhirat.

Ini tidak berarti Anda tidak boleh meraih kesenangan dan bercanda dengan anak istri. Malah sebagaiman ditunjukkan di awal tulisan ini, kita banyak ditunjukkan dan “diperintahkan” untuk memperoleh kesenangan-kesenangan itu. Bahkan, berjima’ pun bernilai ibadah.

Kalau Anda berhubungan intim, Anda akan mendapat pahala shalat Dhuha. Kalau Anda meremas-remas jemari istri dengan remasan sayang, dosa-dosa Anda berdua berguguran. Kalau Anda menyenangkan istri sehingga hatinya bahagia dan diliputi suka cita, Anda hampir-hampir sama dengan menangis karena takut kepada Allah. SubhanaLlah. Maha Suci Allah. Ia memberi keindahan. Ia juga memberi pahala dan ridha-Nya.

“Barangsiapa menggembirakan hati seorang wanita (istri), “kata Rasulullah Saw., ”seakan-akan menangis karena takut kepada Allah. Barangsiapa menangis karena takut ke-pada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka.”

“Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan istrinya memperhatikan suaminya,” kata Nabi Saw. menjelaskan,“maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas-remas), maka bergu-guranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jari-jema-rinya.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.).

Bahkan, pahala yang didapatkan ketika bersetubuh dengan istri bisa mencapai tingkat pahala mati terbunuh dalam perang di jalan Allah. Nabi kita Muhammad al-ma’shum bersabda,“Sesungguhnya seorang suami yang mencampuri istrinya, maka pencampurannya (jima’) itu dicatat memperoleh pahala seperti pahala anak lelaki yang berperang di jalan Allah lalu terbunuh.”

Mengenai hadis yang disebut terakhir ini, saya tidak menemukan keterangan lebih lanjut. Tetapi dari berbagai hadis tentang jima’ dan bercumbu, kita mendapati bahwa k-duanya merupakan sesuatu yang dihormati dan bagi yang melakukannya secara sah, Allah memberi pahala yang besar. Bahkan, orang yang meninggalkan jima’ bisa “keluar dari Islam” (tidak termasuk ummat Muhammad) manakala tindakannya menyebabkan suami atau istri mengalami penderitaan.